NEWS UPDATE :  

Berita

Pisah Sambut MIN 1 Paser: Estafet Kepemimpinan Berbasis Integritas

Paser (madrasah) -  Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Paser menyelenggarakan kegiatan pisah sambut kepala madrasah pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Aula MIN 1 Paser. Acara ini menjadi momentum strategis dalam rangka transisi kepemimpinan dari H. Fajriannor, S.Pd.I kepada kepala madrasah baru, Ismail. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan kesinambungan visi kelembagaan. Transisi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendidikan yang berkelanjutan dan adaptif.

Rangkaian acara disusun secara sistematis dan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara Samsul, S.Pd.I, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Suhayat, S.Pd.I sebagai bentuk penguatan spiritualitas acara. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah sebagai simbol nasionalisme dan identitas institusi pendidikan. Agenda inti kemudian berlanjut pada penyampaian sambutan dari kepala madrasah lama dan kepala madrasah baru. Acara juga mencakup prosesi serah terima jabatan, pemberian kenang-kenangan, sesi foto bersama, hingga penutupan resmi.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah lama, H. Fajriannor, menekankan pentingnya menjaga jalinan silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi pendidikan yang solid. Ia menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antar warga madrasah menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program. Menurutnya, kekuatan sosial tersebut harus terus dipertahankan oleh kepemimpinan yang baru. Hal ini menjadi bagian dari nilai-nilai kelembagaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan dalam memajukan madrasah.

Lebih lanjut, H. Fajriannor mengisahkan perjalanan panjangnya selama 32 tahun mengabdi di MIN 1 Paser. Ia mulai bertugas sejak tahun 1995, pada masa ketika madrasah masih belum dikenal luas oleh masyarakat. Dalam kondisi keterbatasan, ia bahkan harus tinggal di ruang UKS selama delapan bulan. Pengalaman tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan komitmen dalam membangun fondasi lembaga pendidikan. Perjalanan ini menggambarkan proses panjang transformasi MIN 1 Paser hingga menjadi lembaga yang berkembang saat ini.

Ia juga memperkenalkan seluruh personil MIN 1 Paser sebagai bagian dari sistem yang telah berkontribusi dalam kemajuan lembaga. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa perubahan yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa kesinambungan program menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas institusi. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada komite madrasah atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam penguatan mutu pendidikan.

Menutup sambutannya, H. Fajriannor menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan pengabdian di MTsN 4 Paser. Ia memandang perpindahan ini sebagai bagian dari dinamika karier sekaligus peluang untuk memperoleh pengalaman baru. Menurutnya, tantangan di jenjang pendidikan yang berbeda akan memperkaya perspektif kepemimpinan. Hal ini juga menunjukkan komitmennya dalam terus berkontribusi bagi dunia pendidikan. Dengan demikian, pengabdian yang telah dibangun tetap berlanjut dalam ruang yang berbeda.

Sementara itu, Kepala Madrasah baru, Ismail, dalam sambutannya menegaskan pentingnya makna silaturahmi sebagai energi sosial dalam organisasi. Ia menilai bahwa hubungan yang kuat antar elemen madrasah akan menjadi modal utama dalam menjalankan program kerja. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya meneladani integritas dan keteladanan pemimpin sebelumnya. Nilai tersebut akan dijadikan sebagai pijakan dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Dengan pendekatan tersebut, ia optimistis mampu melanjutkan estafet kepemimpinan secara efektif.

Ismail juga menyampaikan komitmennya untuk mengadopsi dan melanjutkan berbagai praktik baik yang telah dirintis sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pengalaman kepemimpinan terdahulu menjadi referensi penting dalam menentukan arah kebijakan. Selain itu, ia berkomitmen untuk memperkuat program-program yang dinilai strategis bagi pengembangan madrasah. Ia juga menyampaikan apresiasi atas warisan nilai positif yang telah dibangun. Hal ini menjadi dasar dalam menjaga kesinambungan dan peningkatan kualitas lembaga.

Dari pihak komite MIN 1 Paser, disampaikan bahwa setiap pemimpin memiliki karakter dan gaya kepemimpinan yang berbeda. Namun demikian, keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan komunikasi yang efektif. Komite menekankan bahwa koordinasi yang baik antar pihak menjadi kunci dalam menjaga stabilitas lembaga. Selain itu, manajemen yang telah berjalan secara menyeluruh perlu dipertahankan. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan kemajuan madrasah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan berita acara serah terima jabatan sebagai simbol resmi pergantian kepemimpinan. Kegiatan juga diisi dengan pemberian kenang-kenangan dari keluarga besar MIN 1 Paser kepada H. Fajriannor sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya. Selanjutnya, sesi foto bersama yang dipandu oleh Sudarto, S.Pd menjadi penutup kebersamaan seluruh peserta. Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi dalam suasana penuh haru dan optimisme. Momentum ini diharapkan menjadi awal baru dalam memperkuat kualitas pendidikan di MIN 1 Paser.

Kontributor By : HUMAS